Blog ini ditutup sementara…

Blog ini mula beroperasi sejak April tahun ini

Dan ini adalah entri yang ke-131

Sungguhpun begitu, penulis masih mencari-cari rentak dan irama untuk menulis

Berbagai topik disentuh demi mencari yang paling dekat dengan hati

Bak kata orang, kalau tutup mata pun boleh tulis maaa…..

Tapi sehingga kini penulis masih buntu dengan apa yang mahu dicapai daripada blog ini

Oleh yang demikian, berehat seketika adalah pilihan terbaik untuk melakukan muhasabah diri, mempertajam pemerhatian, mengukuhkan dasar

Selain itu penulis juga mahu melakukan muhasabah khusus terhadap beberapa krisis yang melanda diri. Krisis hati, identiti, kepercayaan dan pelbagai lagi

Sesungguhnya menjadi Islam secara bukan pilihan ini telah menjadikan penulis sebagai seorang yang mencuaikan Ad-din ini

Pertambahan usia tidak diiringi dengan pertambahan ilmu

Tanpa pertambahan ilmu maka kuranglah atau hampir tiada pertambahan keyakinan

Tanpa pertambahan keyakinan maka awapecutanlah pertambahan iman

Buat teman-teman yang sudi menjenguk blog ini, penulis ucapkan ribuan terima kasih atas masa yang diluangkan, juga komen yang ditinggalkan

Buat teman-teman yang terasa hati dengan mana-mana entri atau komen yang ada di blog ini, penulis mohon maaf yang tak terhingga

Buat teman-teman yang terpaksa di’undurkan diri’ daripada terus bersahabat, juga maap dipinta

Sesungguhnya sepanjang 23 tahun usia ini digunakan, terlalu sedikit kebaikan yang dilakukan malahan terlalu banyak pula kesalahan yang dilukiskan

Lebih malang apabila penulis melakukan kesilapan-kesilapan yang sama; bukan sekali tapi berkali-kali…!!!

Bukan satu atau dua perkara tapi pelbagai

Lebih mendukacitakan, dalam perhubungan lelaki dan perempuan

Semoga pintu taubat masih dibuka oleh Yang Maha Kuasa

Semoga lautan rahmat masih diizinkan untuk diri ini berenang melaluinya

Salam perkenalan dan salam tahun baru

“… Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan[277], yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana …” An-Nisaa’ 4:17

“… dan terhadap tiga orang[665] yang ditangguhkan (penerimaan taubat) mereka, hingga apabila bumi telah menjadi sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa merekapun telah sempit (pula terasa) oleh mereka, serta mereka telah mengetahui bahwa tidak ada tempat lari dari (siksa) Allah, melainkan kepada-Nya saja. Kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam taubatnya. Sesungguhnya Allah-lah Yang maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang …” At-Taubah 9:118

Jumpa lagi tahun hadapan…

One response

  1. waaaaa,
    nape wave??? nape wave ???
    ana paham,…

    ana dendangkan lagu ini tuk sume,…

    ku coba redakan relung hati
    bayangmu yang berlalu pergi
    terlukis di dalam kenangan
    bebas bermain di dalam hatiku…

    ana terasa…dgn entry last anta nih
    waaaa,…

    izinkanlah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: