Tak dapat pahala, kesian….

Di Selangor selalu dibacakan oleh bilal setelah selesai melaungkan azan jumaat yang kedua akan hadith,

“… Jika kamu berkata kepada kawanmu diam sekalipun, sedangkan imam sedang berkhutbah maka sesungguhnya kamu telah berbuat sia-sia …” (Al-Qarni, 2007)

Maka haram bercakap ketika khutbah sedang berlangsung. Secara prinsip perkara yang haram apabila dilakukan tidak mendatangkan pahala, maka tiadalah pahala bagi mereka yang melakukan tetapi dosa diperolehi. Marilah kita mendiamkan diri merenung khutbah yang disampaikan, bukannya diam tersengguk-sengguk menikmati mimpi-mimpi yang indah…

Rujukan

Al-Qarni, A. A. 2007. Sembahyang Jumaat. Dalam: Fiqhud Dalil, Menguasai Dalil-Dalil Feqah. Kuala Lumpur. Jasmin Enterprise, 137 (Al-Qarni membuat kesimpulan haram berdasarkan rujukannya terhadap takhrij yang telah dilakukan oleh Imam Bukhari (934), Imam Muslim (851), Imam Ahmad (7288, 7629) dan selain mereka)

One response

  1. terima kasih sharing info/ilmunya…
    saya membuat tulisan tentang “Mengapa Pahala Tidak Berbentuk Harta Saja, Ya?”
    silakan berkunjung ke:

    http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/mengapa-pahala-tidak-berbentuk-harta.html

    salam,
    achmad faisol
    http://achmadfaisol.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: